Logam Perunggu (Bronze Metal) dan Kuningan (Brass)

Tembaga (Copper), Kuningan (Brass) dan Perunggu (Bronze) 

logam perunggu/ bronze metal dan kuningan (brass) adalah merupakan logam non-ferro karena paduan utama logam ini adalah unsur tembaga (Cu) atau Cu-Alloys.

image: www.metalsupermarkets.com

Material logam (metal) terdiri dari logam ferro dan non ferro. Logam ferro merupakan logam-logam yang berbasis besi (Fe) dimana unsur logam utamanya adalah besi.

Sedangkan logam non ferro merupakan logam yang unsur logam utamanya bukanlah besi.  

Pada tulisan kali ini kita akan membahas logam non-ferro yang secara umum sering kita jumpai dalam kehidupan sehari-hari, yakni logam perunggu/ brons (bronze) dan kuningan (brass).

Tembaga, Kuningan, dan Perunggu, atau dikenal sebagai “Red Metal (Logam Merah)”, mungkin terlihat sama pada awalnya tetapi sebenarnya sangat berbeda.

Tembaga (Copper)

Tembaga digunakan dalam berbagai produk karena konduktivitas listrik dan termal yang sangat baik, kekuatan yang baik, sifat mampu bentuk yang baik dan ketahanan terhadap korosi.

Pipa dan alat kelengkapan pipa umumnya dibuat dari logam ini karena ketahanan terhadap korosi.

Tembaga dapat dengan mudah disolder dan dibrazing, dan banyak yang dapat dilas dengan berbagai metode gas, metode las busur  (arc) dan resistansi (resistance methods). Tembaga dapat dipoles dan digosok ke hampir semua tekstur dan kilau yang diinginkan.

Salah satu sifat terpenting tembaga adalah kemampuannya melawan bakteri. Setelah pengujian antimikroba yang luas oleh Badan Perlindungan Lingkungan, ditemukan bahwa 355 paduan tembaga, termasuk banyak kuningan, ditemukan dapat membunuh lebih dari 99,9% bakteri dalam dua jam setelah kontak. Pewarnaan normal ditemukan tidak mengganggu efektivitas antimikroba.

Aplikasi Tembaga

Tembaga adalah salah satu logam paling awal yang ditemukan. Orang Yunani dan Romawi membuatnya menjadi alat atau perhiasan, dan bahkan ada detail sejarah yang menunjukkan aplikasi tembaga untuk mensterilkan luka dan memurnikan air minum.

Saat ini tembaga paling sering ditemukan dalam bahan listrik seperti kabel karena kemampuannya untuk menghantarkan listrik secara efektif.

Logam Perunggu (bronze metal)

logam perunggu/ bronze metal adalah merupakan logam non-ferro dengan paduan utama logam ini adalah unsur tembaga (Cu) dan Timah putih (Sn).

Perunggu banyak dipakai untuk bahan bushing, bantalan, piting pipa, mur poros dan roda gigi cacing, baling-baling kapal dari perunggu khusus.

Pada umumnya, kekuatan tarik perunggu dapat dibandingkan dengan besi cor yakni dengan kekuatan tarik 200-250 N/mm2, tetapi bahannya tidak getas.

Jenis-jenis bronze sendiri ada beberapa macam dengan aplikasi menyesuaikan, misalkan untuk sliding/ gesekan seperti bushing maka lebih tepat menggunakan bronze type LG-2, sedangkan untuk roda gigi dimana dibutuhkan kekuatan lebih tinggi dan putaran rendah maka lebih direkomendasikan jenis Aluminium bronze (Al Bronze).

Bronze dijual umum dalam bentuk as (bulat pejal), pipa (hollow) dan pelat. (lihat picture di atas).

Perunggu banyak dipakai untuk bahan bushing, bantalan, piting pipa, mur poros dan roda gigi cacing, baling-baling kapal dari perunggu khusus.

bronze metal


Pada umumnya, kekuatan tarik perunggu dapat dibandingkan dengan besi cor yakni dengan kekuatan tarik 200-250 N/mm2, tetapi bahannya tidak getas.

Jenis-jenis bronze sendiri ada beberapa macam dengan aplikasi menyesuaikan, misalkan untuk sliding/ gesekan seperti bushing maka lebih tepat menggunakan bronze type LG-2, sedangkan untuk roda gigi dimana dibutuhkan kekuatan lebih tinggi dan putaran rendah maka lebih direkomendasikan jenis Aluminium bronze (Al Bronze).

Bronze dijual umum dalam bentuk as (bulat pejal), pipa (hollow) dan pelat. (lihat picture di atas).

bronze metal alloy

Material logam perunggu (bronze) dan kuningan (brass) adalah sama-sama material non ferrous metals (logam-logam yang berbasis bukan besi/ Fe). perunggu dan kuningan adalah material paduan tembaga/ Cu/ Cuprum (copper alloys). Apa yang membedakannya? silakan ikuti uraian berikut ini :

Perunggu (bronze) / Paduan Cu-Sn

Pada dasarnya perunggu (bronze) adalah paduan tembaga (Cu) dan timah putih (Sn) (maksimum 20% Sn), dimana kadar Sn sangat menentukan kekerasannya. Untuk memperbaiki sifat mampu di-machining nya (pengerjaan permesinan) dan dapat di cor nya, ditambahkanlah seng (Zn) dan timah hitam/ timbal (Pb), sehingga terjadi sejenis perunggu yang murah mengingat harga Sn cukup mahal sedangkan Sn dan Pb lebih murah. Selain pertimbangan kemudahan untuk di cor/ di tuang.

Contoh perunggu yang terkenal adalah perunggu universal atau perunggu 5-5-5, dengan kadar 5% Sn, 5% Zn dan 5% Pb.

Aplikasi Perunggu

Perunggu digunakan dalam konstruksi patung, alat musik dan medali, dan dalam aplikasi industri seperti bushing dan bantalan.

Perunggu juga digunakan dalam aplikasi bahari/ di air laut karena ketahanannya terhadap korosi.

Bronze Metal Alloy and Composition

Phosphor Bronze (or Tin Bronze)

Paduan ini biasanya memiliki kandungan timah mulai dari 0,5% hingga 1,0%, dan kisaran Phosfor 0,01% hingga 0,35%.

Paduan ini terkenal karena ketangguhan, kekuatan, koefisien gesekan yang rendah, ketahanan lelah yang tinggi, dan butiran halus.

Kandungan timah meningkatkan ketahanan korosi dan kekuatan tarik, sedangkan kadar fosfor meningkatkan ketahanan aus dan kekakuan.

Beberapa penggunaan akhir khas untuk produk ini adalah produk listrik (
electrical products), bellows, springs, washer, peralatan tahan korosi
(corrosion resistant equipment).

Aluminium Bronze

aluminium bronze memiliki kisaran konten aluminium 6% – 12%, konten besi 6% (maks), dan konten nikel 6% (maks).

Aditif gabungan ini memberikan peningkatan kekuatan, dikombinasikan dengan ketahanan yang sangat baik terhadap korosi dan keausan.

Bahan ini biasanya digunakan dalam pembuatan perangkat keras laut (marine hardware), bantalan lengan (sleeve bearings) dan pompa (pumps) atau katup (valves) yang menangani cairan korosif.

Silicon Bronze

Sebuah alloy yang dapat mengcover antara brass and bronze (red silicon brasses and red silicon bronzes).

Biasanya mengandung 20% ​​seng dan 6% silikon.

Red brass memiliki kekuatan dan ketahanan korosi yang tinggi dan umumnya digunakan untuk batang katup.

Red bronze sangat mirip tetapi memiliki konsentrasi seng yang lebih rendah. Ini biasa digunakan dalam pembuatan komponen pompa dan katup.

Apa bedanya perunggu (bronze) dan kuningan (brass) ?

Kuningan (brass) / Paduan Cu-Zn

Sama seperti perunggu, kuningan adalah merupakan paduan tembaga (Cu alloy) juga, namun kuningan adalah paduan dari tembaga (Cu) dan seng (Zn).

Kuningan dapat memiliki jumlah seng yang bervariasi atau unsur-unsur lain yang ditambahkan. Campuran yang bervariasi ini menghasilkan berbagai sifat dan variasi warna. Peningkatan jumlah seng memberi material kuningan memiliki kekuatan dan daktilitas yang lebih baik.

Warna kuningan dapat berkisar dari merah ke kuning tergantung pada jumlah seng yang ditambahkan ke paduan.

Jika kandungan seng dari kuningan berkisar dari 32% hingga 39%, itu akan meningkatkan kemampuan kerja panas (hot-working abilities) tetapi kerja dingin (cold-working) akan terbatas.

Jika kuningan mengandung lebih dari 39% seng (misalnya – Muntz Metal), ia akan memiliki kekuatan yang lebih tinggi dan keuletan yang lebih rendah (pada suhu kamar).

Kuningan sering dipadu lagi dengan timbal agar mudah di sayat dan timah putih untuk meningkatkan kekuatan terhadap korosi.

Kekuatan tarik dan regangan kuningan tergantung dari susunannya, tetapi terletak dalam orde besarannya perunggu (bronze)  

Aplikasi Kuningan

Kuningan dibuat dengan di cor atau di roll. Kuningan cor banyak diterapkan dalam pekerjaan cor hiasan, keran air, dll.

Kuningan biasanya digunakan untuk keperluan dekoratif terutama karena kemiripannya dengan emas. Ini juga merupakan alat musik yang umum digunakan karena kemampuan pengerjaan dan daya tahannya yang tinggi.

Paduan Kuningan Lainnya

Kuningan timah (Tin brass)

Ini adalah paduan yang mengandung tembaga, seng, dan timah. Kelompok paduan ini akan termasuk admiralty brass, naval brass and free machining brass.

Timah telah ditambahkan untuk menghambat dezincifikasi (pencucian seng dari paduan kuningan) di banyak lingkungan.

Grup ini memiliki sensitivitas rendah terhadap dezincifikasi, kekuatan sedang, ketahanan korosi atmosferik dan air yang tinggi dan konduktivitas listrik yang sangat baik.

Mana yang lebih mahal, Kuningan, Perunggu atau Tembaga?

Mereka memiliki forgeability panas yang baik dan formability dingin yang baik.

Paduan ini biasanya digunakan untuk membuat pengencang, perangkat keras laut, bagian-bagian mesin sekrup, poros pompa dan produk mekanik tahan korosi.

Meskipun dapat bervariasi tergantung pada grade yang Anda bandingkan, biasanya tembaga adalah yang paling mahal dari ketiga logam merah (red metal) tersebut.

Walaupun ketiganya mengandung tembaga, persentase tembaga
pada kuningan dan perunggu jauh lebih rendah dibandingkan pada tembaga murni sebagai elemen unsur paduan yang dipadukan di dalam kuningan atau bronze.

Perunggu biasanya lebih mahal daripada kuningan, karena proses yang diperlukan untuk pembuatan logam perunggu lebih mahal daripada pembuatan kuningan.

Perusahaan kami bisa melayani order material non ferrous metals ini, dan kami biasa menjual dalam bentuk as maupun hollow.

Bilamana perusahaan anda membutuhkan material logam bronze/ bronze metal dan brass, silakan bisa dipesan ke alamat email: contact@steelindopersada.com.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.